Jauh dilubuk hatiku
Selamat siang teman2 departemen pemuda takut emak2, di siang yg cukup mendung ini saya perwakilan cowo ganteng se-kelurahan, ingin menyampaikan sepatah dua kata, atau mungkin bisa juga lebih.
Apa dan mengapa manusia musti bekerja, kalau bisa berdoa dan meminta kepada Tuhan nya?
Itu pertanyaan yg kerap sekali dipertanyakan, dari sisi ilmu rasi bintang dan tata kelola kota.
Ada yg musti diluruskan, bahwasanya manusia itu tempat salah dan hina. Kita berdoa untuk meminta, terwuju tidaknya doa itu kembali lagi terhadap usaha dan takdir mu. kalau semuanya terwujud nanti kita lupa dari mana tempat kita kembali.
Aku bukan ustad atau gus, tapi aku punya akal untuk berfikir, begitu maksud ku.
Kerja tidak harus pns, kerja keren tidak harus polisi, kerja gagah tidak harus Abdi negara.
Jadi tukang tambal pun menyenangkan, kalau punya tanah 4 hektar terus ada toko sembako disebelah nya.
Attitude mu okey, ketika kau bisa menghargai orang tanpa membawa dari mana dan apa dirimu, dan kau bisa bercanda tanpa membawa jabatan mu, mungkin aku akan segan dengan mu dan mengangkat topi bahwa kau patut aku hargai sebagai manusia yg keren.
Disini aku sebagai laki-laki ber umur 23 tahun, bukan umur yg sederhana, waktu kita tidak banyak untuk bermalas-malasan, sekeder mengeluh saja rasa ku tidak etis, aku laki-laki.
Kalau kau sudah berdamai dengan stigma itu, mungkin kau akan menjalani nya dengan penuh tenaga dan baik2 saja, menurut ku keren walaupun agak jahat untuk kita bisa menerima stigma itu, ya tapi menurut ku tidak masalah.
Komentar
Posting Komentar